Kilas Berita

Mantan Hakim Konstitusi Harjono berpendapat bahwa jumlah regulasi seharusnya tidak menjadi masalah asalkan berkualitas dan memfasilitasi kepentingan publik atau bahkan negara.

Mantan Ketua MK Mahfud MD menyatakan ada 3 aspek mengapa di Indonesia mengalami obesitas regulasi hingga tembus 62 ribu. Salah satunya adalah adanya niat memperjualbelikan pasal.

Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara Mahfud MD menilai produk regulasi di Indonesia belum tertata dengan baik sehingga terlalu banyak dan tidak efisien.

Jember – Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara, Mahfud MD mengatakan setidaknya terdapat tiga hal yang menjadi penyebab kekacauan hukum di Indonesia dan mengalami obesitas regulasi hingga tembus 62 ribu. Salah satunya adalah adanya niat memperjualbelikan pasal.”Harus diakui bahwa permasalahan peraturan perundang-undangan disebabkan oleh 3 hal,” kata Mahfud MD.

Sehubungan dengan penataan regulasi di Indonesia yang masih tumpang tindih, Kementerian Hukum dan HAM mengupayakan pembentukan tim khusus untuk mengurusi hal ini, namun masih ada kendala payung hukum yang menaungi.